🎫 Manajemen Tiket (/inbox/tickets)
Ada kalanya keluhan pelanggan tidak bisa diselesaikan hanya dengan chat ringan. Misalnya, “Barang saya cacat pabrik, minta retur!” 🤯
Jika menemukan kasus berat yang butuh berhari-hari untuk selesai, Anda wajib mengubah obrolan tersebut menjadi sebuah Tiket Komplain!
🚦 Memantau Tiket Anda
Di halaman ini, Anda akan melihat daftar semua komplain yang sedang menjadi “tanggung jawab” Anda. Jangan sampai pelanggan menunggu terlalu lama ya!
1. Status Tiket (Warna Warni Indah)
Tiket memiliki siklus hidup. Anda wajib mengubah statusnya agar seluruh tim di perusahaan tahu perkembangannya.
- 🔴 Open (Merah): Gawat! Tiket baru masuk dan belum ada yang menangani.
- 🟡 Pending (Kuning): Anda sedang menanganinya, tapi masih menunggu konfirmasi (entah dari pihak ekspedisi, atasan, atau menunggu balasan dari pelanggan itu sendiri).
- 🟢 Resolved (Hijau): YEAY! 🎉 Masalah selesai. Pelanggan puas, Anda bisa bernapas lega.
2. Mengisi Templat Komplain
Jika manajer Anda sudah membuat “Templat Tiket” (Misal: Formulir Retur Barang), Anda akan diminta mengisi formulir tersebut saat membuat tiket baru. Pastikan Anda meminta Foto Bukti, Nomor Resi, atau data wajib lainnya ke pelanggan sebelum menutup tiket!
[!TIP] Zesta Hack 💡 Rajin-rajinlah mencatat Kronologi Kejadian di dalam kotak catatan Tiket. Percayalah, ingatan manusia ada batasnya. Jika bulan depan pelanggan yang sama menghubungi lagi terkait masalah ini, Anda tinggal membaca catatan masa lalu tanpa harus bertanya dari nol lagi!